Training Implementasi Teknik Audit Forensik Untuk Mendeteksi Fraud Perbankan Atau Korporasi

Training Implementasi Teknik Audit Forensik Untuk Mendeteksi Fraud PerbankanBerdasarkan perkembangan sejarahnya di negara-negara maju, kejahatan kerah  putih dapat disebut dengan istilah business crime atau economic criminality. Hal ini karena pelaku kejahatan ini banyak melibatkan para pengusaha, pegawai perbankan, lembaga keuangan dan para pejabat. Pada awalnya kejahatan kerah putih banyak terjadi dalam birokrasi pemerintahan, namun saat ini kejahatan kerah putih juga sangat masif terjadi pada dunia swasta dan perbankan.

Fraud yang terjadi pada sektor swasta dan perbankan maupun dampak terhadap reputasi dan operasional perusahaan.

Ikuti Juga : Training Anti Pencucian Uang & Pencegahan Pendanaan Terorisme

Kejahatan kerah putih juga termasuk kecurangan (fraud), dimana pelakunya seringkali tidak menganggap dirinya sebagai penjahat. Bahkan mereka dapat merasionalisasi tindakannya sebagai bagian dari tuntutan profesi sebagaimana biasanya. Dalam prakteknya, para pelaku fraud juga berjejaring dengan berbagai lintas profesi sehingga sering disebut juga sebagai kejahatan terorganisasi (organized crime). Dewasa ini, Fraud juga dilakukan dengan memanfaat arus perkembangan teknologi informasi yang mutakhir melalui sistem komputerisasi. Oleh karena itu, dunia perbankan dan industri keuangan serta korporasi lainnya menjadi lahan subur bagi praktik kejahatan seperti ini.

Sehubungan dengan fakta diatas, maka Perusahaan dituntut untuk dapat mencegah dan mendeteksi adanya kecurangan secara optimal pada masing-masing unit kerjanya dengan mengembangkan sistem anti fraud, diantaranya dengan cara implementasi teknik audit forensik atau juga biasa disebut audit investigasi, secara komprehensif untuk mendeteksi dan menanggulangi fraud dalam perusahaan, Audit Investigatif (Fraud Examination) adalah kegiatan pengumpulan fakta-fakta dan bukti-bukti yang dapat diterima dalam sistem hukum yang berlaku di Indonesia dengan tujuan untuk mengungkapkan terjadinya kecurangan (fraud). Audit Investigatif meliputi upaya untuk mendapatkan berbagai bukti-bukti dan pernyataan-pernyataan, memberikan kesaksian, penulisan laporan, dan membantu dalam pendeteksian dan pencegahan tindak kecurangan.

Melalui webinar ini diharapkan agar Perusahaan dapat meningkatkan kemampuan auditor internal untuk mencegah dan mendeteksi adanya kecurangan, membedakan antara kecurangan dan kesalahan melalui implementasi audit investigasi secara komprehensif, mulai dari pra perencanaan, perencanaan, pelaksanaan audit investigastif sampai dengan penyusunan laporannya.

Materi Pelatihan Implementasi Teknik Audit Forensik Untuk Mendeteksi Fraud Perbankan Atau Korporasi

  1. Fraud Overview: Pengantar Audit Investigasi
  2. Teknik Audit Forensik/Akuntansi Forensik
  3. Perencanaan, Persiapan dan Penyusunan Predikasi pada Investigasi: Implementasi Audit Forensik
  4. Monitoring dan Evaluasi sebegai Implementasi Fraud Control Plan

Jadwal Pelatihan Implementasi Teknik Audit Forensik Untuk Mendeteksi Fraud Perbankan Atau Korporasi

  1. Rabu, 25 November 2020
  2. Kamis, 10 Desember 2020
    Waktu   : 13.30-16.30 WIB

Investasi Training Implementasi Teknik Audit Forensik Untuk Mendeteksi Fraud Perbankan Atau Korporasi

Normal  : Rp. 500.000,- Per Peserta
Grup     : Rp. 400.000,- Per Peserta (Minimal pendaftaran 3 peserta)
Gratis 1 peserta untuk pendaftaran 10 peserta (peserta ke-11)

*) Jadwal dan Investasi untuk Inhouse Webinar/Training dapat kami sesuaikan (TBA- To Be Advise)

PENDAFTARAN DAN INFORMASI LEBIH LANJUT
TRAINING PERBANKAN
Ratna Samiah
Hp : 0812-182-6259
Email : ratna@mahakainstitute.com
Nadya Tasya
Hp : 0812-9463-2551
Email : tasya@mahakainstitute.com

Form Pendaftaran
[forminator_form id=”580″]