Penerapan Teknologi Informasi membawa perubahan dalam kegiatan operasional dan pengelolaan data Bank sehingga dapat dilakukan secara lebih efisien dan efektif serta memberikan informasi secara lebih akurat dan cepat. Perkembangan produk perbankan berbasis teknologi diantaranya berupa Layanan Perbankan Elektronik (Electronic Banking) dan layanan perbankan digital (digital banking), lebih memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan secara non tunai setiap saat melalui jaringan elektronik.

Di samping berbagai manfaat dan keunggulan yang diperoleh dari peggunaan Teknologi Informasi dalam pelaksanaan kegiatan operasional Bank, terdapat pula risiko yang dapat merugikan Bank dan nasabah seperti risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, dan risiko lainnya.

Untuk mendukung penggunaan Sistem Elektronik yang terintegrasi diperlukan penyesuaian ketentuan dengan lebih mengedepankan efektivitas dan efisiensi operasional Bank dan penguatan aspek pengawasan dalam penggunaan data pada Sistem Elektronik pada Pusat Data dan/atau Pusat Pemulihan Bencana di luar wilayah Indonesia.

Training ini akan membahas pemahaman, strategi dan langkah-langkah penerapan manajemen risiko penggunaan TI yang diamanatkan oleh POJK No 13/POJK.03/2020.

 

MATERI
1. Overview Pojk No 13/Pojk.03/2020
2. Kerangka Kerja Manajemen Risiko Teknologi Informasi
3. Lima Pilar Manajemen Risiko Penggunaan Teknologi Informasi
4. Penerapan Manajemen Risiko Teknologi Informasi
5. Layanan Perbankan Elektronik
6. Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan , Dan Pengendalian Risiko

 

JADWAL DAN INVESTASI
Hari/Tanggal : Kamis-Jum’at, 25-26 Maret 2021
Waktu : 09.00-15.00 WIB

Normal : Rp. 2.500.000,- Per Peserta
Grup : Rp. 2.250.000,- Per Peserta (Minimal pendaftaran 3 peserta)

 

PENDAFTARAN DAN INFORMASI LEBIH LANJUT
Ratna Samiah
Hp : 0812-182 6259
Email : ratna@mahakainstitute.com; samiahratna@gmail.com
Nadya Tasya
Hp : 0812-9463 2551
Email : tasya@mahakainstitute.com